Sangat menjengkelkan ketika video yang Anda unduh hanya tersedia dalam format yang tidak didukung perangkat yang ingin Anda gunakan. Atau saat harus menebak format video mana yang paling tepat untuk Anda.
MKV dan MP4 adalah dua dari format file video paling populer. Apa perbedaan antara MKV dan MP4? Apakah MKV lebih baik daripada MP4? Untuk membantu Anda, kami menjelaskan dan membandingkan dua jenis file video yang paling sering digunakan ini. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Pertama-tama: Mengenal container dan codec
File multimedia terdiri dari dua bagian: container dan codec. Setelah Anda memahami perbedaan ini, Anda akan melihat mengapa beberapa file video berbeda atau lebih baik dari yang lain. File video dengan ekstensi bawaan sebenarnya adalah sejenis container.
Container menentukan jenis data apa saja yang dapat disimpan dalam file dan bagaimana data tersebut diatur di dalam file. Container berisi codec video, codec audio, dan subtitle. Menyatukan ketiga komponen utama video dalam satu file membuat proses transfer dan pemutaran jauh lebih sederhana. Jenis container tidak selalu menentukan bagaimana data dikodekan.
Saat berurusan dengan video mentah yang membutuhkan banyak ruang, video perlu dikompresi ke ukuran file yang wajar. Metode kompresi berbeda-beda dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Codec video mewakili metode kompresi yang berbeda. Perlu diingat bahwa file container dapat mendukung beberapa codec sekaligus. Di sinilah masalah dapat muncul. Jika perangkat Anda dapat membaca format video MP4, perangkat tersebut mungkin tidak dapat mendekode video di dalam file MP4 itu (yang mungkin dikodekan sebagai Xvid, x264, atau x265).
Berbagai codec juga bisa dikombinasikan. Misalnya, jika sesuai kebutuhan Anda, pilih codec video berkualitas tinggi namun gunakan kualitas audio menengah.
Container video yang umum digunakan
Banyak jenis container video telah diperkenalkan. Namun hanya beberapa yang digunakan setiap hari. Saat Anda mengunduh video dari web, hampir pasti file tersebut termasuk salah satu dari dua format container berikut:
MP4 (MPEG-4 Part 14)
Apa kepanjangan MP4? MPEG-4 Part 14 adalah standar yang ditetapkan sebagai bagian dari MPEG-4.
MP4, format container multimedia digital, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001. Format MP4 kemudian menggantikan format file QuickTime yang populer dan menyempurnakannya dalam beberapa cara. MP4 paling sering digunakan untuk menyimpan video dan audio, subtitle, serta gambar diam. Format ini mendukung berbagai codec video dan audio, namun paling sering digunakan dengan H.263 / H.264 untuk video dan AAC untuk audio. Seperti kebanyakan format container modern, MP4 mendukung streaming melalui Internet.
MKV (file video Matroska)
Lalu, apa itu file MKV?
Format MKV pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002. Ada beberapa fitur yang membedakannya dari format file sebelumnya. File MKV dapat memuat hampir semua jenis codec video dan audio. MKV dapat menyimpan jumlah trek video, audio, gambar, atau subtitle yang tidak terbatas dalam satu file, sehingga menjadi format yang paling fleksibel yang tersedia saat ini.
Ini adalah standar bebas dan terbuka, yang membantunya tetap relevan selama bertahun-tahun. Ekstensi file Matroska adalah .mkv untuk video.
MKV vs. MP4
Dalam hal kompatibilitas platform, MP4 memiliki kompatibilitas yang lebih baik dibandingkan MKV di perangkat pemutar dan perangkat lunak pengeditan video. Format ini banyak digunakan untuk memutar video di browser dan memiliki beban file yang lebih sedikit. MP4 juga merupakan format yang sesuai untuk mengunggah video ke YouTube. Video yang dioptimalkan untuk perangkat seluler biasanya menggunakan MP4 sebagai container. Video MP4 dapat diputar di berbagai jenis pemutar portabel tanpa batasan. Jika Anda memasang pemutar media pihak ketiga tertentu di perangkat seluler, Anda juga mungkin bisa memutar file MKV.
Dalam hal kualitas, ingat bahwa kualitas dipengaruhi banyak faktor (misalnya frame rate, resolusi, sample rate, dan lain-lain). MKV biasanya memiliki ukuran file lebih besar dibanding video MP4. Namun, ini tidak berarti kualitas file MP4 lebih buruk dari MKV. Karena MKV dan MP4 sama-sama format container, keduanya bisa memuat video dan audio yang sama.
Faktor terpenting untuk kualitas video pada MP4 dibandingkan MKV adalah codec. Seperti disebutkan sebelumnya, MKV mendukung banyak codec sehingga menyediakan lebih banyak pilihan. Selalu pastikan codec yang dipilih andal dan didukung oleh perangkat lunak yang Anda gunakan.
Format video mana yang paling tepat untuk video Anda?
Tidak ada satu jawaban pasti. Kedua format video ini memiliki kelebihan untuk kasus tertentu, tetapi kurang cocok untuk kasus lainnya.
Pada akhirnya, pilihlah container format video yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Saat membuat video, pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya. Pikirkan juga, berapa banyak orang yang dapat memutar jenis file container dan codec tertentu?
Terakhir, setelah mengetahui berbagai hal tentang kedua format ini, buat keputusan sendiri dan tentukan: mana yang lebih baik, MKV atau MP4?
Bisakah saya mengonversi MKV ke MP4?
Tentu saja bisa. Jika Anda menggunakan converter video online, Anda tidak hanya dapat mengonversi MKV ke MP4, tetapi juga mengubah pengaturan lain, seperti ukuran layar, bitrate video, kualitas audio, codec audio, frame rate video, dan lainnya.